Profil Biodata, Biografi Afi Nihaya Faradisa Gadis Belia Yang Viral Di
Facebook

Profil Biodata, Biografi Afi Nihaya Faradisa Gadis Belia Yang Viral Di Facebook

Posted on · 4 min read

 Biografi  Afi Nihaya Faradisa Gadis belia yang Viral di Facebook Profil biodata, Biografi  Afi Nihaya Faradisa Gadis belia yang Viral di FacebookBiodata Afi Nihaya Faradisa

Afi Nihaya Faradisa adalah nama anagram atau nama pena dari Asa Firda Inayah. Nama Afi Nihaya Faradisa diambil dari Afi : (A)sa (F)irda (I)nayah, Nihaya : Akhir, dan Faradisa : surga. Ia merupakan seorang Siswi kelas III SMA Negeri 1 Gambiran, Banyuwangi yg dikenal oleh pengguna situs jejaring sosial Facebook. Ia dikenal karena statusnya di media sosial tersebut yg menjadi viral. hingga kini, akun https://www.facebook.com/afinihaya telah memiliki 372.109 Pengikut.

Harapan Firda Inayah lahir di Banyuwangi pada tanggal 23 Juli 1998. Afi adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ayahnya Wahyudi (46) bekerja sebagai penjual cilok di sekolah dekat dengan rumahnya. Adapun ibunya Sumarti menderita Glukoma dan kehilangan penglihatan total sejak setahun terakhir sehingga dia lebih banyak beraktivitas di rumah. Mereka tinggal di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran. Asa Firda Inayah memiliki cita-cita menjadi guru Bahasa Inggris.

Pendidikan dasarnya ia tamatkan di SDN 4 Yosomulyo, kemudian ia melanjutkan ke SMPN 1 Genteng (RSBI). Saat ini ia masih berssstatus pelajar di SMA Negeri 1 Gambiran, BAnyuwangi.

 Afi telah memiliki akun Facebook sejak kelas III SM. Namun, ia kembali aktif menulis di Facebook sejak Juli 2016 mengenai kritik pada pendidikan di Indonesia.

Harapan mengaku masih tak percaya jika status-status di media sosial disebarkan oleh ribuan orang. Bahkan Wahyudi, ayah Afi, sempat kaget saat mengetahui status-status anak gadisnya. Ayah Afi Nihaya Faradisa baru mengetahui beberapa hari terakhir setelah rumahnya banyak didatangi oleh wartawan. Menurut dia, aktivitas anak gadisnya sama dengan kegiatan anak-anak seusianya.

Hanya saja, Afi lebih suka berdiam diri di dalam kamar dan membaca banyak buku. Ia terus berpesan pada putrinya untuk terus membaca buku. Dia juga berharap Afi bisa melanjutkan sekolahnya hingga menjadi sarjana.

Meski “terkenal” di dunia maya, tetangga dan kerabatnya sama sekali tidak menyadari bahwa yg mereka perbincangan adalah Afi yg mereka kenal.

“Sejak ketika itu ribuan orang membagikan dan komentar di status aku, kadang enggak nyangka.”
Gara – gara tulisan – tulisanya di facebook yg viral ahirnya Afi Nihaya Faradisa Gadis belia yg Viral di Facebook ditawari penerbit buat menerbitkan buku sendiri.

Saat ini dua penerbit besar sudah menghubungi dan meminta agar Afi Nihaya langsung menerbitkan buku. Namun, Afi masih belum memutuskan karena masih konsentrasi dengan persiapan ujian akhir. Dia juga tidak tahu harus menulis apa jika benar-benar mulai membuat buku.

 Biografi  Afi Nihaya Faradisa Gadis belia yang Viral di Facebook Profil biodata, Biografi  Afi Nihaya Faradisa Gadis belia yang Viral di Facebook

Pengakuan Afi Nihaya Faradisa mengenai nama anagram

Berikut ini kutipan dari akun https://www.facebook.com/afinihaya

Mengapa aku menggunakan nama anagram? Karena saya ingin menyampaikan kebaikan-kebaikan secara anonim di dunia maya. Karena yang penting bagi aku bukanlah mengambil sebanyak mungkin keuntungan dari melambungnya nama. Karena yg penting untuk saya adalah tersampainya beragam pesan kebaikan pada sebanyak-banyaknya pembaca.
Saya adalah orang yg sangat jauh dari sempurna, berjuta-juta jumlah kekurangan pada diri
Saya hanya coba sedang apapun yang gadis 18 tahun bisa lakukan buat membuat dirinya berguna. Itu saja.
Menulis adalah salah sesuatu hal yang aku pikir aku dapat lakukan bagi memberi kontribusi untuk bangsa ini dalam meluaskan sudut pandang, dalam menebarkan pesan perdamaian. Bahwa Kristen dan Islam tak harus bergesekan. Bahwa Cina dan Jawa sama-sama orang Indonesia.
.
Sampai suatu saat, para wartawan akan mendatangi aku di rumah dan di sekolah. Warta saya dimuat di surat kabar cetak, daring, dan radio dengan catatan agar nama yang tercantum tetap nama pena. Saya diminta berbicara di beberapa seminar. Saya tampil di televisi. Saya memenuhi undangan makan pagi dari Pak Bupati Banyuwangi.

Akun Facebook pernah disuspend

 Dalam akun https://www.facebook.com/afinihaya,   Afi Nihaya Faradisa menulis:

“Ya, belakangan ini aku memang mendapat sorotan banyak orang, tetapi hal itu bukanlah sebuah kesengajaan.”
.
Saya ingin tahu apa kerugian yang saya timbulkan sampai-sampai banyak orang melaporkan akun aku secara bersamaan. Pihak Facebook telah men-suspend/melumpuhkan akun aku selama hampir 24 jam, saat tulisan berjudul WARISAN melakukan ramai-ramainya dibagikan.
Selama kurun waktu tersebut, akun saya menghilang.
Saya sedih.
Di depan mata, upaya aku sejak lama datang-datang sirna.
Saya merasa bahwa inilah akhirnya.
.
Saya tak menyangka, ternyata masih banyak orang yg menentang takdir Tuhan dengan meludahi perbedaan.
Saya bertanya-tanya,
Mengapa jika ego berbicara, gaungnya melebihi nurani kalian yg sama-sama ciptaan-Nya?

Akun www.facebook.com/afinihaya kembali diakses pada tanggal 18 Mei 2017.


Sumber: