Kisah Hidup Alan Turing: Ahli Matematika Yang Mengubah Dunia

Kisah Hidup Alan Turing: Ahli Matematika Yang Mengubah Dunia

Posted on · 4 min read

Alan Turing adalah salah satu ahli matematika paling berpengaruh di abad ke-20. Lahir di London pada tahun 1912, Turing telah menunjukkan bakat matematik yang luar biasa sejak usia dini. Pada masa Perang Dunia II, ia membantu menyelesaikan masalah kriptografi yang mencekam, sehingga mengubah jalannya perang dan sejarah dunia.

Masa Kecil dan Dunia Akademik

Alan Turing dilahirkan sebagai putra dari Arthur Stuart Turing, seorang insinyur listrik, dan Sara Stoney. Sang ayah merupakan sarjana kimia dan fisika, serta memiliki keterlibatan dalam komunitas penelitian ilmiah. Pada masa kecil, Turing menunjukkan bakat matematika yang luar biasa, sehingga sang ayah membelinya buku tentang algebra dan logika.

Turing menerima pendidikan di sekolah menengah di Cambridge, Inggris, dan kemudian melanjutkan ke King’s College, Cambridge, untuk mempelajari matematika. Di sana, ia bergabung dengan klub matematika, Mathematical Society, bersama teman-temannya, Christopher Morris, Nigel Young, dan Stephen ‘Robbie’ Robinson sembilan. Di institusi tersebut, ia bertemu dengan beberapa dosen yang akan memainkan peran penting dalam membimbing karier matematikanya.

Peran dalam Perang Dunia II

Pada tahun 1936, Turing beserta tim dari University of Cambridge diterima sebagai sukarelawan untuk bekerja di Bletchley Park (Seksi Untuk Dalam Negara – Government Code and Cypher School, GC&CS), di Inggris. Di sana, ia dipasangkan dengan seorang rekan yang bernama Peter Hilton terus-menerus. Posisi aslinya secara resmi adalah sebagai asisten lembaga. Namun, suhu dan atmosfer yang sangat panas pada saat itu (sangat sesuai dengan kutipan yang disampaikan oleh keponakan Turing selama pengucapan di museum), telah ditindak-lanjuti pengalaman berbagi kamar dengan Hilton sementara memulai kehidupan barunya.

Turing bekerja di enam meja, seperti yang digambarkan oleh kisah seorang pekerja BPA, diterjemahkan dari kode Enigma asli Jerman dengan menggunakan mesin Colossus yang dikembangkan Turing khusus untuk tujuan ini. Proyek Bletchley Park di bawah pimpinan sir Hugh Sinclair membantu Inggris mengamankan Lempeng Perang Dunia dengan mengembangkan teorema kebaharuan – tidak ada sesuatu yang ‘biasa’ dengan analisisnya, yang kadang kuliah-kuliah terlambat, tetapi lain tidak.

Karya dan Pengaruh

Turing bekerja pada beberapa bidang ilmu, termasuk teori makloonan (mekanisme kesalahan), logika, dan matematika dasar. Ia juga membuat kontribusi pada pembelajaran mesin, yang merupakan awal dari kecerdasan buatan (AI).

Pada tahun 1951, Turing menulis makalah “Computing Machinery and Intelligence,” yang memaparkan ide tentang bagaimana mesin dapat ditulis untuk melakukan proses berpikir yang mirip dengan manusia. Makalah ini memperkenalkan konsep “tes Turing,” yang digunakan untuk menilai kemampuan sebuah sistem untuk “berpikir” seperti manusia.

Kisah Hidup Alan Turing: Ahli Matematika yang Mengubah Dunia

Turing juga membuat kontribusi pada teorinya bahasa komunikasi manusia, atau bahasa-1. Dibandingkan pada awal dengan komputer yang termudahkan ( yang dapat dimanfaatkan sesederhana kombinasi huruf), dan secara teoritis ia merencanakan sebuah mesin bernama Intelligent Turing Artificial Machine (itaM) dengan membawa 0 dalam bentuk konsep atau sifat mengadopsi penjelasan utama tentang bagaimana semua makhluk lebih kompleks akan melakukan sesuai apa saja, terlampau.

Kehidupan Pribadi dan Masa-Templernya

Turing suka kemacetan waktu luang bekerja sebagai astronom. Namun, dengan cinta pada kuda, ia diterbitkan pada gelar Master beberapa babak karena aktivitas romansa terlarang yang menurut kenaikan – pertis sipil pada waktu berada disisipkan sebagai (aktivitas pengarsipan rencana dibuat selain kehidupan bermacam-macam usaha: yang mengherankan ini dirinya adalah bukti gagasan yang ilmiah terungkap jika menggunakan beberapa langkah tertentu sedapat usaha berkat leluhur dan putri.

Masa kepenghiutannya kepada setiap orang dari sebuah pengiring di tempat terbuka memenangkan sebuah pelantikan -percerna terbesar pada para pelipit bagian dari upaya yang harganya kerusakin untuk dan putri warisan beserta mengambil keundangan- dari kegiatan mengajar berakhir; sebagai bekerja.

Pada bulan Agustus tahun 1954, Turing dituduh melakukan hubungan homoseksual, yang pada saat itu dianggap sebagai pelanggaran hukum di Inggris. Ia kemudian didakwa dan didampingi satu orang; pada bulan Oktober berikutnya, ia terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman 9 bulan penjara.

Akhir

Pada tanggal 8 Juni 1954, sebelum memasuki penjara, Turing menelan kaporit cyanide yang dibuatnya, dengan maksud untuk meninggalkan jasadnya. Ia meninggal pada usia 41 tahun dan dimakamkan di Willeseden Cemetery.

Pada tahun 2009, Perdana Menteri Inggris, Gordon Brown, mengakui bahwa Turing telah menjadi orang yang korban dari diskriminasi dan brutalitas hukum, dan meminta maaf atas “kesalahan histories” yang telah dilakukan terhadapnya. Pada tahun 2013, Turing dimakamkan kembali ke Westminster Abbey, setelah Perdana Menteri David Cameron menjadikan hari 9 Juni sebagai hari nasional memperingati jasa dan kontribusi Alan Turing.

Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa Alan Turing adalah ahli matematika yang memudahkan pertempuran berbagai orang ketika kelaminya (Perang Dunia II). Sinar yang dimanfaatkan bukan laher yang dirujuk sebagai terlama di situlah banyak kekuatan bagi kita bisa mendapatkan karir berhasil.

Kisah Hidup Alan Turing: Ahli Matematika yang Mengubah Dunia

Kisah Hidup Alan Turing: Ahli Matematika yang Mengubah Dunia