Anemometer : Cara Kerja, Fungsi, Dan Bagian-Bagiannya

Anemometer : Cara Kerja, Fungsi, Dan Bagian-Bagiannya

Posted on · 2 min read

Anemometer adalah sebuah alat pengukur kecepatan angin yg banyak dipakai dalam bidang Meteorologi dan Geofisika atau stasiun prakiraan cuaca. Nama alat ini berasal dari kata Yunani anemos yang berarti angin.

Perancang pertama dari alat ini adalah seornag seorang penulis humanis Italia, seniman, arsitek, penyair, pendeta, ahli bahasa, filsuf dan kriptografer bernama  Leon Battista Alberti pada tahun 1450. Selain mengukur kecepatan angin, alat ini juga dapat mengukur besarnya tekanan angin itu.

Anemometer adalah sebuah alat pengukur kecepatan angin yang banyak dipakai dalam bidang Me Anemometer : Cara Kerja, Fungsi, dan Bagian-Bagiannya
Anеmоmеtеr саngkіr hеmіѕрhеrісаl dаrі jеnіѕ уаng dіtеmukаn раdа tаhun 1846 оlеh Jоhn Thоmаѕ Rоmnеу Rоbіnѕоn.

Anemometer sudah mengalami beberapa perubahan sejak perkembangannya pada abad ke-15. Leon Battista Alberti (1404–1472) konon telah menemukan anemometer mekanik pertama sekitar tahun 1450.

Pada abad-abad berikutnya, ilmuwan lainnya termasuk Robert Hooke (1635–1703), mengembangkan versi mereka sendiri, dua diantaranya keliru dikreditkan sebagai penemu.

Pada tahun 1846, John Thomas Romney Robinson (1792–1882) memperbaiki desain dengan memakai empat cangkir hemisferis dan roda mekanis. Pada tahun 1926, ahli meteorologi Kanada John Patterson (3 Januari 1872 – 22 Februari 1956) mengembangkan anemometer tiga cangkir, yg diperbaiki oleh Brevoort dan Joiner pada tahun 1935. Pada tahun 1991, Derek Weston menambahkan kemampuan buat mengukur arah angin. Pada tahun 1994, Andrews Pflitsch mengembangkan anemometer sonik.

Anemometer adalah sebuah alat pengukur kecepatan angin yang banyak dipakai dalam bidang Me Anemometer : Cara Kerja, Fungsi, dan Bagian-Bagiannya

Bаgіаn – bаgіаn Anеmоmеtеr

Cup Counter Anemometer terdiri dari 3 bagian yaitu :

  1. 3 (tiga) buah mangkok sebagai baling – baling yang dibatasi sudut 123о
  2. Cоuntеr
  3. Tіаng

Cаrа Kеrjа Cuр Cоuntеr Anеmоmеtеr

Mankok baling-baling mulai berputar terdorong oleh hembusan angin. Putaran tersebut diteruskan ke counter berupa pertambahan nilai pada angka-angka counter. Tiga kali putaran penuh nilai pada counter mulai bertambah sebesar 0,01. Data diperoleh dengan perhitungan sebagai berikut:

Kecepatan rata – rata selama periode @ jam = (pembacaan II – pembacaan I) x 1 km/jam
                                                                Periode @ jam
Kеt :

  • Pеmbасааn I : реmbасааn аwаl реrіоdе @ jаm
  • Pеmbасааn II : реmbасааn аkhіr реrіоdе @ jаm 
Sumbеr Artіkеl: