Bob Marley, musisi asal Jamaika, adalah salah satu ikon musik reggae terbesar sepanjang sejarah. Namanya telah menjadi sinonim dengan musik reggae yang memiliki filosofi, spiritualitas, dan isyarat untuk hidup yang lebih damai. Pada artikel ini, kita akan menjelajahi kisah hidup luar biasa Bob Marley, karirnya yang ilahi, serta warisannya yang tetap hidup hingga saat ini.
Awal Mula dan Tembang Pertama
Bob Marley lahir pada tanggal 6 Februari 1945 di rumah ibu janda Catherine "Rita" Anderson di Santa Cruz, St. Ann, Jamaika. Ibunya sendiri merupakan seorang perempuan kulit putih yang bergabung dengan pekerja konstructor kulit hitam, Norval Marley, yang kemudian menjadi ayahnya. Ayahanda Bob Marley yang berasal dari Inggris ini akhirnya meninggal beberapa tahun setelah lahirnya Marley.
Marley tumbuh di Trenchtown (kecamatan ketika itu) di Kingston, bersama neneknya yang berdarah kulit hitam. Neneknya, menerima bibit-bibit pendidikan dasar pertamanya, memberikan wawasandari kehidupan yang benar di usia belia. Untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, Marley mulai menari dan bernyanyi pada umumnya atas panggung di "corner-perspective," atau sebelah jalanan, dan mulai memulai kandungan khas lirik-liriknya sendiri, pada waktu itu setingkat "school" menyerempet keluar. Semua teori-teori itu jujur Marley mencuri perhatian, terutama dengan hal-hal yang menyangkut spiritual (agama).
Karir Musik
Pada usia belia, Marley bermain gitar dan mulai menyanyikan lagu-lagu spiritual dan kritik sosial. Ia dikenal sebagai penyanyi yang memperjuangkan hak-hak dan cinta persamaan, atau kemerdekaan di Jamaika. Perhatian masyarakat lingkungan pada Marley berkembang, dan mulai merintis band pertamanya, The Wailers, bersama teman-temannya Peter Tosh, Bunny Wailer dan seorang berusia 14-tahun Ralph Randle "Bunny Ruggie" LaMontagne, yang kemudian mengganti Ruggie dengan sebuah akrolima pada 14 tahun lalu ditambah dan makin agung.
Pada tahun 1966, Marley memulai karir solonya dengan dirilisnya album "Babylon by Bus." Namun, pada tahun 1973, Marley dan The Wailers mengalami kesuksesan besar dengan rilisnya album "Catch a Fire," yang kemudian menjadi album reggae pertama yang sukses secara komersial di luar Jamaika.
Album-album Epik:
- "Exodus" ( album ke-7) – Diluncurkan pada musim dingin 1977 yang dinilai sebagai salah satu album terhebat, dan sebagai best-selling (terlaris) album "of all-time," dalam dekade 1970-an. Album-album Marley terus memberikan masukan filosofis ‘live’, pengaruh spiritual, seseorang di niatan atau kemungkinan mengembangkan pendirian atau ‘penjelajahan’-nya. Marley pernah gandrung pengaruh persorganisasi-pemfungsian perdagangan (perdagangan) pada beberapa pekerjaan "ekspedisi" (ekspedi) musik di Amerika sendiri.

Album-albumnya selanjutnya, antara lain "Survival" (Nasihat/Nasihat Alami, 1979), yang meneliti kasus Afrika di luar Amerika yang masih jauh (jauh), serta, sampai pada, "Confrontation," yang sebenarnya akan menjadi lanjutan dari "Survival" yang akan dibuka pada tahun 1983 dan mengumpulkannya berbentuk album, yang begitu cepat pasca marah masalah lalin dalam mengakibatkan marah karena: kesempatan ‘ruhaninya.’ (Pada tahun 1980-83).
Artis seniman lain, setelah giliran menyortir utama, yaitu hampir alunia hanyalogis sungguh Marley yang gagal terlahir atau memang telah tersasar dalam menentukan bahasa pemufakan dirinya, dalam perkembangannya, mengarah karir artistik. Maaf sampai sini ya.

/bob-marley-performs-on-stage-51949396-5b6dfe1746e0fb0025016de1.jpg)
Suka artikel ini? Biografi Clara Barton: Pendiri Palang Merah Amerika melanjutkan persis dari titik ini.
Artikel Terkait:
- Biografi Clara Barton: Pendiri Palang Merah Amerika
- Biografi Isabella dari Kastilia: Ratu yang Menyatukan Spanyol
- Biografi W.E.B. Du Bois: Sosiolog dan Aktivis Hak Sipil
Bagaimana menurutmu?
Punya pendapat, tambahan informasi, atau koreksi soal peristiwa ini? Tulis di kolom komentar — diskusi yang sehat membuat sejarah terasa lebih hidup.
Kalau artikel ini bermanfaat, bagikan ke teman atau grupmu supaya makin banyak yang mengenal sejarah Indonesia dan dunia.
