Daftar Kepala Daerah-Jenderal Hindia Belanda

Daftar Kepala Daerah-Jenderal Hindia Belanda

Posted on · 5 min read
 adalah jabatan penguasa tertinggi dalam pemerintahan Hindia Belanda Daftar Gubernur-Jenderal Hindia Belanda

Jabatan Gubernur Jenderal (bahasa Belanda: Gouverneur-Generaal) adalah jabatan penguasa tertinggi dalam pemerintahan Hindia Belanda. Konon jabatan ini baru diadakan pada tahun 1691. Sebelumnya gelar jabatan ini lain istilahnya. Penguasa Hindia Belanda sebelumnya berarti hanya duta VOC saja di Jakarta dan kemudian Batavia.

Setelah bangkrutnya VOC pada tahun 1799, aset-aset VOC di Hindia Belanda diserahkan kepada pemerintahan Belanda, sehingga akan saat itu seorang Gubernur Jenderal benar-benar menjadi wakil daripada pemerintahan Belanda.

Jabatan Gubernur Jenderal hanya ada di jajahan Belanda di Hindia Belanda. Di Suriname, jajahan Belanda yang yang lain, gelar ini cuma Gubernur saja.

Gubernur-Jendral Hindia Belanda yang terakhir adalah Jhr A.W.L. Tjarda van Starkenborgh Stachouwer. Ia ditangkap oleh pasukan Jepang pada tahun 1942. Setelah dia masih ada sesuatu pejabat Belanda lagi yg menggunakan gelar Gubernur Jenderal merupakan H.J. van Mook. Tetapi apakah ia juga seorang Gubernur Jenderal secara legal diragukan.

Poly yg kadang keliru menganggap Jan Pieterszoon Coen adalah Gubernur Jenderal VOC yg pertama di Oost Indiё. Memang ia yang mendirikan kota Batavia pada 30 Mei 1619, setelah mengalahkan pasukan Inggris yang bersekutu denganvasal kerajaan Banten pimpinan Pangeran Jayawikarta. Namun demikian Coen adalah gubernur Jenderal VOC yg ke-4 di Oost Indiё.

Daftar berikut ini memuat nama-nama Penguasa Hindia Belanda dari masa VOC, pemerintahan Kerajaan Belanda, pemerintahan Kerajaan Inggris hingga masa pendudukan Kekaisaran Jepang dan pengakuan kedaulatan Republik Indonesia. Di masa VOC dan penjajahan pemerintahan Kerajaan Belanda, para penguasa ini biasanya memiliki gelar Gubernur-Jenderal. Pada masa kekuasaan pemerintahan Kerajaan Inggris (1811-1816), jabatan ini disebut Lieutenant-Governor (“Gubernur-Letnan”).

Daftar Gubernur

No. Nama Foto Memulai Jabatan Mengakhiri Jabatan Keterangan
Masa VOC (1610-1799)
1. Pieter Both

19 Desember1610 6 November1614
2. Gerard Reynst

7 November1614 1615
3. Laurens Reael

1615 20 Mei 1619
4. Jan Pieterszoon Coen

25 Oktober 1617(diangkat)
30 April 1618(dikonfirmasikan)
21 Mei 1619(resmi)
31 Januari1623
5. Pieter de Carpentier

1 Februari 1623 30 September1627
6. Jan Pieterszoon Coen

3 Oktober 1624(diangkat)
30 September1627 (resmi)
21 September1629
7. Jacques Specx

22 September1629 17 April 1632
8. Hendrik Brouwer

18 April 1632 1 Januari1636
9. Antonio van Diemen

1 Januari 1636 19 April 1645
10. Cornelis van der Lijn

19 April 1645
10 Oktober 1646(resmi)
7 Oktober1650 1645: Ad interim menggantikan Antonio van Diemen yg meninggal dunia.
11. Carel Reyniersz

26 April 1650(diangkat)
8 Oktober 1651(resmi)
19 Mei 1653
12. Joan Maetsuycker

19 Mei 1653 1678
13. Rijckloff van Goens

1678 24 November1681
14. Cornelis Speelman

25 November1681 11 Januari1684
15. Johannes Camphuys

11 Januari 1684 24 September1691
16. Willem van Outhoorn

17 Desember1690 (diangkat)
24 September1691 (resmi)
14 Agustus1704
17. Joan van Hoorn

15 Agustus 1704 29 Oktober1709
18. Abraham van Riebeeck

30 Oktober 1709 17 November1713
19. Christoffel van Swol

17 November1713 12 November1718
20. Hendrick Zwaardecroon

13 November1718
10 September1720 (resmi)
7 Juli 1725 1718: Ad interim menggantikan Christoffel van Swol yang meninggal dunia.
21. Mattheus de Haan

16 Oktober 1724(diangkat)
8 Juli 1725(resmi)
1 Juni 1729
22. Diederik Durven

1 Juni 1729 28 Mei 1732
23. Dirk van Cloon

28 Mei 1732 10 Maret1735
24. Abraham Patras

11 Maret 1735 3 Mei 1737
25. Adriaan Valckenier

3 Mei 1737 6 November1741
26. Johannes Thedens

6 November1741 28 Mei 1743
27. Gustaaf Willem baron van Imhoff

29 Mei 1743 1 November1750
28. Jacob Mossel

1 November1750 15 Mei 1761
29. Petrus Albertus van der Parra

15 Mei 1761 28 Desember1775
30. Jeremias van Riemsdijk

28 Desember1775 3 Oktober1777
31. Reinier de Klerk

4 Oktober 1777
9 Oktober 1778(resmi)
1 September1780 1777: Sementara menggantikan Jeremias van Riemsdijkyang meninggal dunia.
32. Willem Arnold Alting

Maret 1780(pejabat sementara)
1 September1780 (resmi)
17 Februari1797
33. Pieter Gerardus van Overstraten

16 Agustus 1796(diangkat)
17 Februari 1797(ambil alih)
22 Januari 1798(resmi)
31 Desember1799 Pada masa pemerintahannya terjadi peralihan kekuasaan dari VOC ke pemerintahan Kerajaan Belanda di bawah kekuasaan Napoleon Bonaparte.
Masa kekuasaan Perancis/Belanda (1800-1811)
( Di bawah kekuasaan Napoleon dari Perancis )
33. Pieter Gerardus van Overstraten

1 Januari 1800 22 Agustus1801
34. Johannes Siberg

22 Agustus 1801
22 Agustus 1802(resmi)
1805 1801: Sementara menggantikan Pieter Gerardus van Overstraten yang meninggal dunia.
35. Albertus Hendricus Wiese

1805 4 Januari1808
36. Herman Willem Daendels

5 Januari 1808 15 Mei 1811
37. Jan Willem Janssens

11 November1810 (diangkat)
15 Mei 1811(resmi)
18 September1811 Ia ditangkap oleh tentara Kerajaan Inggris pada pertempuran di Buitenzorg (sekarang Bogor) pada tanggal 18 September1811 yang secara otomatis mengakhiri kekuasaannya atas wilayah Hindia Belanda.
Masa kekuasaan Inggris (1811-1816)
38. Lord Minto

18 September1811 1811
39. Thomas Stamford Raffles

1811 11 Maret1816
40. John Fendall 11 Maret 1816 15 Agustus1816 Pada masa pemerintahannya terjadi pengambilalihan kembali kekuasaan atas wilayah Hindia Belanda antara Kerajaan Inggris dengan Kerajaan Belanda, yg diwakili oleh dirinya (sebagai wakil dari Kerajaan Inggris) kepada G.A.G.Ph. van der Capellen (sebagai wakil dari Kerajaan Belanda).
Masa kekuasaan Belanda kedua (1816-1949)
41. G.A.G.Ph. van der Capellen

16 Agustus 1816(ambil alih)
19 Agustus 1816(resmi)
1 Januari1826
42. Leonard Pierre Joseph du Bus de Gisignies

2 Januari 1826(diangkat)
4 Februari 1826(resmi)
16 Januari1830
43. Johannes van den Bosch

17 Januari 1830 1833
44. J.C. Baud

1833 1836
45. Dominique Jacques de Eerens

1836 1840
46. C.S.W. van Hogendorp

1840 1841
47. P. Merkus

1841 1844
48. Jan Cornelis Reijnst 1844 1845
49. Jan Jacob Rochussen

1845 1851 Pada 28 September 1849, ia datang ke Pengaron diKesultanan Banjar guna meresmikan pembukaan tambang batu bara milik pemerintahan Hindia Belanda yg pertama yg dinamakan “Tambang Batu Bara Oranje-Nassau Bentang Emas”.
50. A.J. Duymaer van Twist

1851 1856
51. Charles Ferdinand Pahud

1856 1861
52. Ary Prins

1861 1861 Gubernur-Jenderal sementara.
53. Ludolph Anne Jan Wilt Sloet van de Beele

1861 1866
54. Ary Prins

1866 1866 Gubernur-Jenderal sementara.
55. Pieter Mijer

1866 1872
56. James Loudon

1872 1875
57. J.W. van Lansberge

1875 1881
58. Frederik s’Jacob

1881 1884
59. Otto van Rees

1884 1888
60. Cornelis Pijnacker Hordijk

1888 1893
61. Carel Herman Aart van der Wijck

1893 1899
62. Willem Rooseboom

1899 1904
63. Johannes Benedictus van Heutsz

1904 1909
64. A.W.F. Idenburg

1909 1916
65. Johan Paul van Limburg Stirum

1916 1921
66. Dirk Fock

1921 1926
67. Andries Cornelis Dirk de Graeff

1926 1931
68. Bonifacius Cornelis de Jonge

1931 1936
69. A.W.L. Tjarda van Starkenborgh Stachouwer

1936 1942
70. Hubertus Johannes van Mook

1942 28 Oktober1948 Semenjak pendudukan wilayah Hindia Belanda oleh tentaraKekaisaran Jepang, praktis sejak ketika itu pula kaum penguasa Belanda tak lagi memiliki otoritas dalam menjalankan kekuasaannya.
71. Louis Joseph Maria Beel

29 Oktober 1948 18 Mei 1949 Sebagai Komisaris Tinggi atau dalam bahasa Belanda: “Hoge Commissaris“.
72. A.H.J. Lovink

19 Mei 1949 27 Desember1949 Sebagai Komisaris Tinggi atau dalam bahasa Belanda: “Hoge Commissaris“.