Oprah Winfrey: Dari Kesulitan Hidup Hingga Kesuksesan Dunia
Oprah Gail Winfrey adalah seorang tokoh papan atas di Amerika Serikat yang telah membuktikan bahwa kesuksesan tidak bisa diprediksikan dari masa lalunya. Mulai dari kehidupan yang penuh kesulitan hingga menjadi satu dari beberapa wanita terkaya di dunia, perjalanan hidup Oprah Winfrey menunjukkan bahwa setiap orang dapat mencapai kesuksesan dengan kerja keras dan dedikasi.
Kehidupan Awal yang Dipenuhi Krisis
Oprah Winfrey lahir pada tanggal 29 Januari 1954 di Kosciusko, Mississippi. Ayahnya meninggalkan keluarganya ketika Oprah masih bayi, dan ibunya menikah lagi ketika Oprah berusia 14 tahun. Perpindahan keluarga yang sering dan kebutuhan untuk bekerja untuk menjadi sumber tambahan uang membuat Oprah menderita hingga mendekati usia remaja.
Direktur dan murid sekolah menengah mengatakan Oprah menjadi bahan tertawa karena pandangannya terkecil dan vokalnya menurun terhambat perokok. Ia suka merengut, mengantuk dan mengumbar mulut ketika ia mengtidak menghadapi sekolah.
Dari kehidupan yang tidak stabil dan penuh tekanan, Oprah melihat suasana kering yang tidak berguna. Namun, ia percaya pada diri sendiri dan ingin mencapai sesuatu. Ketika Oprah berusia 14 tahun, ia menjadi penerima beasiswa ke kantin WJFY selama satu tahun penuh.
Mulai Karir
Setelah lulus sekolah menengah, Oprah pergi untuk mengikuti impiannya menjadi aktris tetapi segera menyadari bahwa dia kekurangan ketrampilan untuk bermain sambil merasa malu untuk menjauh daripada kecanduan.
Melihat kegagalan yang terus muncul dalam karir akting dari orang lain, Oprah melihat bahwa dia perlu belajar cara membangun cinta diri sebelum bisa memberikan nyawa pada perannya sebagai aktris. Ibu Oprah yang secara tradisional mengucilkan dia, mengatakan pada Oprah bahwa dia bisa berhasil apabila ia tidak mencintai diri sendiri. Afirmasi dengan bijak ini menyadarkan Oprah pada perilaksanaan dirinya.
Pada akhir 1976, Oprah bekerja pada sebuah stasiun radio TV tanda WNOP, yang kini disebut WKYO. Setelah 5 tahun bekerja di dekatnya dan mulai menjadi populer di jalan, Oprah pindah ke Memphis, ibukota selatan untuk melayani tempat utama berganti stasiun.
Di WPRZ, Oprah mencapai kejayaan. Ia memiliki gaya pembawa acara yang menghibur meski langsung untuk mencoba berbicara dengan masyarakat yang sibuk dari berbagai permasalahan, dengan caranya sendiri dan menikmati rasa humor yang lebih dramatis. Program TV membesarkan permintaan dan ia masyarakat ini membanting keras karena populernya.



Gabung dalam percakapan