Suka Sejarah

Fidel Castro: Pemimpin Revolusi Kuba Yang Membentang Selama 5 Dekade

Fidel Castro (1926-2016) adalah seorang politikus, pemberontak, dan pemimpin revolusioner Kuba yang memberikan kontribusi signifikan pada sejarah negara tropis di Karibia. Ia merupakan pemimpin Revolusi Kuba yang menggulingkan diktator Fulgencio Batista pada tahun 1959 dan memerintah Kuba selama lebih dari 5 dekade. Artikel ini akan membahas tentang kehidupan, perjuangan, dan kontribusi Fidel Castro dalam membentuk Kuba modern.

Latar Belakang dan Kehidupan Awal

Fidel Alejandro Castro Ruz lahir pada tanggal 13 Agustus 1926 di Birán, sebuah desa kecil di provinsi Manttoznias, Kuba. Ia berasal dari keluarga bangsawan, tetapi ia lebih suka bermain bola sepak daripada mengikuti warisan keluarganya. Fidel mempelajari hukum di Universitas Havana, tetapi ia lebih tertarik pada politik dan gerakan revolusioner.

Perjuangan Revolusioner

Fidel Castro bergabung dengan Partai Komunis Kuba pada tahun 1953 dan menjadi anggota awal dari Gerakan 26 Juli, sebuah organisasi revolusioner yang ditujukan untuk menggulingkan pemerintahan Batista. Pada tahun 1953, Fidel Castro mengikuti serangan mengenai fort Moncada, tetapi ia gagal dalam misinya dan di adakan hukuman penjara selama 2 tahun.

Waktu yang berharga di dalam penjara berubah bagi Castro, Di San Antonio de los Baños, ia bertemu dengan Che Guevara, seseorang yang membuat Castro menyukai cara berpikir mereka. Mereka berdua senang untuk membangun sebuah paham marxis-leninis untuk menghidupkan Kuba dari keadaan kemiskinan dan eksploitasi oleh kapitalisme.

Revolusi Kuba

Pada tanggal 26 Juli 1953, Gerakan 26 Juli melancarkan serangan terhadap istana presiden Batista, tetapi mereka gagal dalam misi mereka. Namun, serangan tersebut memberikan inspirasi bagi rakyat Kuba untuk bergabung dengan gerakan revolusioner. Pada tahun 1955, Gerakan 26 Juli memulai propaganda dan meningkatkan perekrutan anggota.

Pada tahun 1956, Fidel Castro dan Che Guevara meninggalkan Kuba untuk mengumpulkan pendukung revolusioner di sierra Maestra. Mereka kembali ke Kuba pada tahun 1958 dengan misi menggulingkan pemerintahan Batista. Dengan dukungan rakyat dan pendukung-pendukungnya, Fidel Castro berhasil menggulingkan Batista pada tanggal 1 Januari 1959.

Pemerintahan

Fidel Castro: Pemimpin Revolusi Kuba yang Membentang Selama 5 Dekade

Fidel Castro menjadi presiden Kuba setelah kemenangan revolusioner di tahun 1959. Pada awal pemerintahannya, Castro memberikan janji bahwa akan mengubah sistem perhambaan Amerika menuju total kebebasan. Lulus pada tahun berikut, pertama kali Kuba kemungkinan sebuah negara pertama amerika selatan kebebasan total.

Namun, dalam beberapa tahun kemudian, Castro menolak mengembalikan demokrasi ke dalam sistem perhambaan kembali asal Amerika, tapi pengrusakan terjadi. Menganggap sebuah program sebuah represif terutama mencakup kebiadaban terhadap para oposisi, terutama anarkis yang digunakan sebagai oposi kantor.

Kapitalis, Orang-orang Asing Dan diusir dan sebuah masa-masa yang tidak biasa meluas yang menghalangi Kuba dari kompromi mereka dengan Uni Soeverein. Sekitar 300.000 (2 dari penghuni negara empat puluh satu) termasuk para hak asasi kelas tanah tanpa tanah pengembang dari keadaan.

Beberapa sumber mengatakan Fidel sempat merasa terinspirasi oleh pemikiran Mao Tsé-tung, dan malah mengadopsi strategi perebutan kuasa berdasarkan pada prinsip "untuk makan daging harus siap untuk menggigit darah".

Kontribusi

Fidel Castro memberikan kontribusi besar pada sejarah Kuba dan nasib rakyatnya. Ia memerankan peran sebagai jembatan antara Kuba dan Moskow sebelumnya tahun 60-an. Ia juga adalah anggota dari tim manajemen negosi untuk menjajaki hubungan dengan Uni Soviet dan menyelamatkan krisis keuangan negara pada tahun 50-an.

Buku novel yang telah ia tulis tentang kemungkinan sebuah revolusi sejati ada dari keberhasilan dia dalam menekan seorang band yang legendaris bertitel "Sierra". Seperti buku "Catatan dari Sierra Maestra", yang memamerkan kemampuan Castro sebagai seorang pemimpin revolusioner yang andal dan visioner.

Penutup

Fidel Castro meninggal pada tanggal 25 November 2016 di usia 90 tahun. Dalam keduanya meninggal, Castro meninggalkan banyak kenang-kenangan dan pengaruh pada sejarah Kuba. Meskipun ia menerima banyak kritik atas kinerjanya sebagai pemimpin revolusioner, ia dihargai oleh rakyatnya sebagai simbol perjuangan atas kemerdekaan dan keadilan sosial.

Fidel Castro: Pemimpin Revolusi Kuba yang Membentang Selama 5 Dekade

Fidel Castro: Pemimpin Revolusi Kuba yang Membentang Selama 5 Dekade