Johannes Kepler: Penemu Hukum Pergerakan Planet Yang Mengubah Cermin Dunia
Johannes Kepler, seorang astronom dan matematikawan Jerman, lahir pada tanggal 27 Desember 1571 di Weil der Stadt, Jerman. Namun, dia tidak pernah menikmati kehidupan yang biasa-biasa saja. Kepler lahir dalam keluarga yang miskin dan dibesarkan oleh seorang ayah yang tidak stabil. Tetapi, dia berhasil menempa dirinya menjadi salah satu ilmuwan terbesar sepanjang sejarah.
Masa Muda dan Pendidikan
Kepler lahir sebagai putra sulung dari Heinrich Kepler dan Katharina Guldenmann. Ayahnya bekerja sebagai penjaga keuangan dan pembicara umum, tetapi dia sering mengalami kekurangan uang. Bahkan, dia pernah dipenjarakan karena tidak dapat membayar utangnya. Meskipun demikian, ayah Kepler sangat menghargai pendidikan dan ingin anak-anaknya menjadi seseorang yang sukses.
Kepler mulai belajar di sekolah Latin di Maulbronn pada usia 8 tahun dan kemudian melanjutkan studinya di sekolah internasional di Prague pada usia 18 tahun. Dia menunjukkan minat yang tinggi pada matematika dan astronomi, dan akhirnya dipilih sebagai pelajar pribadi untuk Friedrich Möstlin, seorang penjaga keuangan yang memimpin berbagai amalan religius agama Calvinis.
Karir Awal dan Perjalanan
Kepler mulai kerja sebagai guru matematika dan astronomi di Hechingen pada tahun 1593. Namun, dia lebih terinteres dalam mengembangkan pengetahuannya tentang matematika dan astronomi daripada mengajar. Dia mulai menulis karyanya sendiri, seperti "Mysterium Cosmographicum", yang menyatakan teori bahwa planet terbentuk dalam bentuk bola yang berbeda-beda.
Pada tahun 1600, Kepler dipanggil untuk menjadi asisten astronom Gabriel Finsinger di Graz. Peran ini memberinya kesempatan untuk mengamati bulan dan menemukan beberapa meteor yang hilang pada saat itu. Pada tahun 1604, Kepler mulai menulis buku "De Stella Nova", yang membahas tentang munculnya bintang yang sangat terang di awan galaksi Andromeda.
Perintisan Penemuan Hukum Pergerakan Planet
Pada tahun 1609, Kepler diperintahkan untuk melakukan penghitungan posisi planet dengan tepat. Bagian ini yang menjadi bermula sebutan penemuan Kepler tentang "Hukum-hukum Kepler tentang Pergerakan Planet." Pada 24 Oktober 1609, Kepler selesai menulis "Astronomia Nova", yang membahas tentang langkahannya untuk penemuan Hukum 3 Planet tentang Bidang Orbit.
Dalam proses penulisan Astronomia Nova, Kepler bekerja sambil mengamati Bima Sakti dan pergerakannya secara ekstensif. Kepler mempublikasikan Hukum 3 Planet tentang Bidang Orbit pada tahun 1619 melalui buku Astronomia Nova.

Tahun-Tahun Akhir dan Kematian
Pada tahun 1612, Kepler dipindahkan ke Linz untuk bekerja sebagai matematikawan pribadi kepadaprōtovestiárius dan wakil-sekolah, Matthäus Ungnad. Di sana, dia mulai merumuskan Hukum 3 Planet saat mengamati planet Mars mulai melintas pada antaramuka utama pada orbitnya. Kelas di mana Kepler memulai bekerja di sini mengalami beberapa kejadian pada masa-masa pucat berbandingkuarantara pengujian Kepler mengenai Pohan, yakni dijadikan anggota Lega di gereja Lutheran yang paling dipercayai.
Pada tahun 1630, Kepler dipanggil ke Sopron untuk mengalami taktik perang melawan Turki (perang Dua Puluh Tahun). Pada akhir musim panas tahun 1630 Kepler dan istri tercintanya menyerahkan keajaiban anugerahnya yang pada pada 1630 gugur karena putusnya usus mereka.


Gabung dalam percakapan