Perang Boer: Konflik Inggris Dan Afrikaner Di Afrika Selatan
Perang Boer adalah sebuah konflik yang terjadi di Afrika Selatan pada abad ke-19 antara Inggris dan Afrikaans, yang pada saat itu dikenal sebagai Boer. Konflik ini terjadi karena perbedaan pendapat antara kedua belah pihak tentang status koloni di Afrika Selatan.
Sejarah Perang Boer
Pada tahun 1652, Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) mengirim kapal perdagangan ke Afrika Selatan untuk mencari peluang perdagangan emas dan other bernilai tinggi. Namun, VOC tidak berhasil dalam mencapai tujuan ini sehingga mereka tidak dapat meninggalkan koloni mereka di Afrika Selatan. Belanda kemudian meninggalkan Afrika Selatan dan koloni itu membentuk sebuah republik bebas.
Pada tahun 1806, Inggris merebut koloni ini dari Belanda dan menjadikannya koloni Inggris bernama Afrika Selatan. Inggris kemudian melewati satu peraturan setelah peraturan untuk mengontrol warga non-Afrikaan di koloni ini. Namun, warga Afrikaans atau Boer yang tinggal di bekas koloni ini menolak untuk menerima peraturan-peraturan ini dan memilih untuk berdiri sendiri.
Kondisi Sebelum Perang
Pada awal abad ke-19, situasi di Afrika Selatan semakin tegang. Boer yang berpendapat bahwa Inggris tidak punya hak untuk mengontrol mereka mulai mencari cara untuk memisahkan diri dari Inggris. Mereka menyambut kebangkitan nasionalis negara-negara Eropa dan bekerja sama dengan perdagangan dan imigrasi Inggris untuk menyebarkan propaganda dengan cara menciptakan partai dan jurnal anti-Inggris. Inggris sendiri menjadi semakin paranoid seumpama perang dan mengancam untuk menggunakan kekerasan untuk mengendalikan gerakan anti-Inggris ini.
Perang Pertama Boer (1880-1881)
Pada tahun 1880, Boer yang dipimpin oleh Stephanus Johannes Paul Kruger, memutuskan untuk mengacu pada hak-hak mereka atas negara bebas mereka dan mengenakan upeti kepada Inggris. Namun, Inggris tidak mau, dan perang pecah.
Perang Kedua Boer (1899-1902)
18 tahun kemudian, pada tahun 1899, Boer yang dipimpin oleh Kruger kembali mengenakan upeti dan pada saat bersamaan dimulainya Perang Kedua Boer melawan Inggris. Perang ini berlangsung selama tiga tahun dan akhirnya menyelesaikan dengan kegagalan Boer.
Akibat Perang Boer
Perang Boer berakhir pada tahun 1902 dan Inggris berhasil merebut Afrika Selatan dari Boer. Banyak Boer yang meninggal selama perang dan banyak lagi yang pindah ke negara-negara lain. Perang ini juga berakhir dengan pembentukan satu negara tunggal di Afrika Selatan dengan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi.
Pengaruh Perang Boer terhadap Masyarakat India
Pada tahun-tahun sebelum Perang Boer, tidak banyak temuan orang India di Afrika Selatan tapi setelah itu banyak orang yang kemudain mencapai daratan Afrika. Perang Boer juga berakhir dengan satu kondisi bagaimana sebagian besar orang India di Afrika Selatan perlu untuk maju lebih baik kembali ke India dan di Ceylon.


Gabung dalam percakapan