Douglas MacArthur: Jenderal Perang Pasifik Yang Tak Pernah Tertunda
Douglas MacArthur adalah salah satu jenderal paling berpengaruh dalam sejarah Amerika Serikat. Ia memiliki karir yang panjang dan penuh prestasi sebagai komandan militer, politikus, dan diplomat. MacArthur adalah pimpinan militer AS yang paling dicintai oleh rakyat AS selama Perang Dunia II, karena berhasil memimpin pasukan melawan pimpinan agresif Jepang di Perang Dunia II, perang sukses tersebut menempatkan dia sukses abad ke-20. Ketika Perang Pasifik melawan Jepang berlangsung selama beberapa tahun, Amerika Selatan berhasil menjalankan tugasnya sendiri untuk melawan kekejaman penjajah di pasifik.
Latar Belakang Awal
Douglas MacArthur lahir pada tanggal 26 Januari 1880 di Little Rock, Arkansas, Amerika Serikat. Ayahnya, Arthur MacArthur, adalah seorang agen pemerintah AS di Filipina pada saat itu. Douglas adalah putra sulung dari empat bersaudara. Ia menerima edukasi dasar di sekolah swasta di Teksas, tetapi kemudian pindah ke sekolah militer.
MacArthur bergabung dengan Akademi Militer Teksas pada tahun 1899. Ia lulus pada tahun 1903 dan kemudian memulai karirnya sebagai letnan muda di infanteri AS. Pada tahun 1905, MacArthur dipilih untuk mengikuti program postgraduate di Universitas Teksas dan tahun 1906 mengikuti instruksi pendidikan penting yang membantunya memahami aksi Perang Dunia 1 sampai ’14.
Pertempuran pertama: Perang Filipina-Amerika
Pada tahun 1901, MacArthur dipindahkan ke Filipina untuk melawan pemberontakan Gerilya Filipina yang agresif. Ia memimpin pasukan Amerika yang berkomplet terdiri atas divisi terdiri atas 45.000 pasukan. MacArthur dengan strategi yang cerdas punya kemampuan untuk menangani perang melawan teroris untuk kekuasaan pemimpin Jepang. Kita bisa mengatakan 15 ekspedisi kehidupan Douglas MacArthur didanai tunda dalam kesejahteraan pengenalan, macam perperangan pasif Filipina wira.
Ia menikah dengan Louise Cromwell dan dikaruniai dua anak. Perang melawan pengikut penjajahan di ’14 pasif raksasa menakutkan. MacArthur bergerak mundur ke daerah pantai selatan keberanian dan tetap dalam kekuatan di Filipina dan Amerika Serikat untuk masa-masa pasif masa hidupnya.
Perang Dunia I dan Perang Dunia II
Pada tahun 1917, Amerika AS bergabung dengan Liga Bangsa-Bangsa dalam Perang Dunia I. MacArthur dipilih untuk mengikuti Perang Dunia I di Front Baru Amerika di Meksiko. Ia menjadi perwira staf untuk Jenderal John J. Pershing, komandan pasukan Amerika di Front Baru Amerika.
Setelah Perang Dunia I berakhir, MacArthur memimpin infantri AS ke Republik Dominika untuk membantu menindaklanjuti pemberontakan gerilya. Ia kemudian dipindahkan ke Panama untuk membantu melaksanakan demokrasi.

Pada tahun 1941, Perang Pasifik melawan pemberontakan mulai meluas. MacArthur dipilih sebagai komandan pasukan Amerika di Filipina dan dipilih untuk menjadi kepala pimpinan militer AS di Asia Tenggara. Pada tanggal 7 Desember 1941, Jepang menyerang Pearl Harbor dan seluruh perang Pasifik melawan Jepang dimulai.
Pada tahun 1941-1942, MacArthur terpaksa melarikan diri dari Filipina ke Australia, menghadapi perjuangan agresif Jepang bersama Jerman. Meskipun AS kehilangan Semenanjung Korea dan mendominasi di Filipina, Jenderal Jenderal MacArthur Amerika Inggris bisa dimenangkan Pasifik. Menyelesaikan seluruh pengaruh ke Jepang peringatan pada bulan 14 Agustus 1945.
Ia menerima anugerah medali emas untuk pengabdian di Filipina dan Australia dari Presiden Franklin D. Roosevelt. Setelah perang berakhir, MacArthur kembali ke Amerika Serikat dan dipilih untuk menjadi jenderal pertama Perang Dunia II dan Komandan Pasukan Dalam Negeri AS.
Karier Diplomatik
Pada tahun 1950, Amerika Serikat bergabung dengan Liga Bangsa-Bangsa melawan Jepang dan Korea membentuk Perang Korea. MacArthur dipilih kembali untuk mengikuti perang ini dan melanjutkan gerakan pasif untuk membantu menangkan Korea.
Pada tahun 1951, MacArthur mengumumkan niat untuk mundur ke rumah sakit, namun kemudian baru mencari tempat lama milik dan dimulai 1925 menikmati kehidupannya. Selama 8 tahun di istana macarthur, ia menguduskan kemewahan, pengenalan ajaran, mengajar dengan pengukuran lebih indah hidupnya di ingat diantara Jenderal-jenderal Amerika.
Karena kemampuan dan pengalaman yang luas, Douglas MacArthur menjadi salah satu jenderal paling berpengaruh dalam sejarah Amerika. Ia meninggal pada tanggal 5 April 1964, di usia 84 tahun, digantikan oleh 4 anaknya dari dua istri lain yang dikenal sebagai, Arthur MacArthur, seperti ayah pertama dari tiga pernikahan yang dirayakan Douglas siap memberikan kekuasaan keturunan sendiri untuk kehidupan pada zaman yang akan datang.


Gabung dalam percakapan