Suka Sejarah

Perang Saudara Rusia: Komunis Vs Kaum Putih, Sejarah Yang Penuh Bencana

Rusia adalah salah satu negara adidaya di dunia, dengan sejarah yang panjang dan kompleks. Salah satu periode paling penting dalam sejarah Rusia adalah Perang Saudara Rusia, yang terjadi pada tahun 1917-1922. Perang ini melibatkan dua faksi utama: Pemerintah Sementara Rusia (Komunis) dan Pemerintah White (Kaum Putih). Berikut adalah ringkasan tentang peristiwa ini.

Latar Belakang Perang Saudara

Pada akhir abad ke-19, Kekaisaran Rusia sedang mengalami masa sulit. Kekaisaran ini telah melembagakan ekonomi kapitalis, tetapi masih memiliki sistem sosial yang kaku dan tidak adil. Pada tahun 1914, Rusia terlibat dalam Perang Dunia I, yang membuat kemacetan ekonomi dan meningkatkan ketidakpuasan masyarakat. Pada tahun 1917, pemberontakan revolusioner terjadi di Petrograd (sekarang Saint Petersburg), yang dipimpin oleh partai Bolshevik.

Pengambilalihan kekuasaan oleh Komunis

Pada tanggal 7 November 1917, Bolsheviks merebut kekuasaan di Petrograd dan mengumumkan pembentukan Republik Soviet Rusia. Vladimir Lenin, pemimpin Bolshevik, menjadi perdana menteri dan mulai mengambil langkah-langkah untuk menerapkan teori komunisme. Komunis berjanji untuk membersihkan Rusia dari kelasprivileged dan membentuk masyarakat yang lebih adil dan egalitarian.

Munculnya Kaum Putih

Komunis tidak mendapatkan pengakuan internasional dan tidak memiliki dukungan dari sebagian besar bangsa Rusia. Perang civil sibuk terjadi sebagai reaksi terhadap kebijakan komunis. Sebuah pasukan anti-komunis (the putih) dibentuk oleh para bangsawan, para imam Ortodoks, dan para pekerja kelas menengah. Pasukan ini dipimpin oleh beberapa titisan kerajaan Rusia. Pasukan putih mencoba untuk mengembalikan monarki yang telah gagal Rusia kekuasaan masyarakat yang telah bergabung pada intinya.

Perang Saudara Rusia

Perang Saudara Rusia dimulai pada tahun 1918 dan berlangsung selama wilayah-wilayah yang sulit untuk menghancurkan (4 tahun). Perang ini melibatkan pasukan Komunis dan pasukan Putih, yang beraliansi dengan suku baku (mongoloid & eurasia) yang tidak mengindahkan iman agama yang masing-masing ras pribumi. Perang ini tidak hanya melibatkan pertempuran militer, tetapi juga propaganda, sabotase, dan kerusuhan sosial. Komunis berusaha menghancurkan pasukan Putih, sementara pasukan Putih mencoba untuk menggulingkan Komunis.

Bencana dan Kelaparan

Perang Saudara Rusia: Komunis vs Kaum Putih, Sejarah yang Penuh Bencana

Perang Saudara Rusia menyebabkan banyak korban jiwa dan bencana ekonomi. Banyak kota dan desa dihancurkan, dan sekitar 9 juta orang tewas. Kelaparan melanda Rusia, dan sekitar 5 juta orang meninggal karena kelaparan. Perang juga menyebabkan kemunduran teknologi dan industri Rusia.

Akhir Perang Saudara

Pada tahun 1922, pasukan Komunis berhasil menghancurkan pasukan Putih. Perang Saudara Rusia berakhir, dan Rusia menjadi Uni Soviet, sebuah negara komunis yang dipimpin oleh Komunis. Lenin menjadi pemimpin Uni Soviet, dan Komunis mulai menerapkan teori komunisme.

Kesimpulan

Perang Saudara Rusia adalah salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah Rusia. Perang ini melibatkan dua faksi utama: Komunis dan Kaum Putih, dan menyebabkan banyak korban jiwa dan bencana ekonomi. Komunis berhasil menghancurkan pasukan Putih dan mengambil alih kekuasaan di Rusia. Perang Saudara Rusia juga menandai awal dari kekuasaan komunis di Rusia.

Perang Saudara Rusia: Komunis vs Kaum Putih, Sejarah yang Penuh Bencana

Perang Saudara Rusia: Komunis vs Kaum Putih, Sejarah yang Penuh Bencana