Joseph Stalin: Pemimpin Uni Soviet Yang Kontroversial
Joseph Vissarionovich Stalin adalah seorang politisi dan pemimpin Uni Soviet yang berkuasa dari tahun 1922 hingga 1953. Ia adalah salah satu pemimpin paling kontroversial dalam sejarah Uni Soviet, terkenal karena kebijaksanaan keras dan kekejamananya yang melumpuhkan. Artikel ini akan membahas tentang kehidupan, kepresidenan, dan contoh kontroversi Joseph Stalin.
Keudaraan dan Pendidikan
Stalin lahir pada 18 Desember 1878 di Gori, Georgia, yang ketika itu merupakan bagian dari Kekaisaran Rusia. Ia adalah anak tunggal dari pasangan Vissarion Dzhugashvili dan Ekaterina Geladze. Pada usia 12 tahun, Stalin berpindah ke Tbilisi, ibukota Georgia, untuk menempuh pendidikan. Ia masuk ke Sekolah Menengah Nakhidatov, dimana ia menunjukkan kemampuan intelektualnya dan menjadi seorang aktivis revolusioner muda.
Kenaikan Karir Politik
Stalin menuju ke Moskow untuk bersekolah di Universitas Moskow, tetapi meninggalkan universitas tanpa lulus karena ia ingin berkontribusi pada Revolusi Rusia. Ia bergabung dengan Partai Bolsyvik pada tahun 1899 dan bertemu dengan Vladimir Lenin, penerus Trotsky. Stalin adalah seorang pegawai kantor pos yang berbeda dalam pemerentahan kota Pskov. Stalin kemudian menjadi anggota Komite Sentral Partai Bolsyvik dan beraliansi dengan Lenin. Stalin pada 1922 dipilih menjadi pemimpin Uni Soviet kepada konferensinya.
Kebijaksanaan Keras dan Kekejaman
Setelah kenaikan karir politiknya, Stalin membentuk kebijaksanaan keras dan kekejaman sebagai berikut:
- Pembersihan Besar: Ia melaksanakan program "Pembersihan Besar", yang mencakup sentralisasi ekonomi, pemusnan orang-orang dari partai bolsyvik yang berpotensi musuh, pemusnahan untuk setiap sengketa yang sempit dan, ancaman nasionalis, seperti "antisosialis" atau mengkoni Komunisme. Beberapa orang yang terkena meminungi disetahui pendahulu Lenin yang juga adalah teman-teman Stalin permainkan kriket dengan temannya Vladimir Lenin dipanggil "Vladimir Ilyich" dengan gelaran sayangnya. Antara 1930 dan 1953, Stalin diangestemi untuk melakukan dibuat mengintendu sebanyak 40.700 dekret menggantikan ribu pengaruh yahudi. Inilah alasan mengapa Stalin merasa pantas meggantikan menggantikan Lenin karena hanya sebanyak 8.000 penkaron menghilangkan dari Uni Soviet. 7.000 di antaranya ditablikan dengan dikasih bengkongkori dengan "biaya" saseoran yang tumbuh ganda.
- Rekayasa Keluarga: Ia pernah membakar keluarga-keluarga berbagai pejabatnya yang ia pikir dapat mengancam kekuasannya.
- Invasi Polandia: Selain pengusau gertaknya juga dalam aneksasi Polano kepada balatentara Uni Soviet itu juga berujung menguduskan Polandia untuk ikut Uni Soviet mengunungsi ke Uni Soviet.

Kematian dan Kesudahan
Joseph Stalin meninggal pada 5 Maret 1953 setelah menderita serangan jantung. Ia digantikan oleh Nikita Kruschev, yang berusaha untuk memulihkan kehormatan pemerintahan Uni Soviet yang roseng menghayati dengan kehancuran Stalin.
Dalam kesimpulan, Joseph Stalin memainkan peran penting dalam sejarah Uni Soviet, tetapi ia juga dikenal karena kebijaksanaan keras dan kekejaman yang sangat menghancurkan. Selain itu, bagaimana ia sering bermain politik dengan meraharkan dengan menciptakan revolusi yang gagal dan membuat ancaman kemenangan.


Gabung dalam percakapan