Suka Sejarah

Patimura: Pahlawan Yang Berjuang Untuk Kemerdekaan Maluku

Maluku, sebuah provinsi yang menjadi saksi bisu perjuangan kemerdekaan Indonesia. Dari tahun 1947 hingga 1949, Maluku menjadi salah satu daerah yang digunakan oleh Belanda sebagai basis untuk melakukan agresi militer perlawanan terhadap Republik Indonesia. Dalam tahap ini bangsa Indonesia juga tercatat memiliki pahlawan salah satunya Patimura.

Latar Belakang

Patimura adalah salah satu pahlawan nasional yang melawan penjajah Belanda di Maluku pada tahun 1817. Beliau lahir pada tahun 1761 di Pulau Buru dan merupakan seorang pemuka adat asal Suku Ambon. Patimura bergabung dengan Sultan Tidar yang berkedudukan di pulau Buru untuk mengendarai Pemberontakan Rade Pandipura melawan Pemerintah Belanda pada tahun 1817.

Perjuangan Patimura

Patimura bergabung dengan Sultan Tidar pada awal tahun 1817. Sultan Tidar berdasarkan atas nasihat Patimura pada awalnya sukses mengalahkan pasukan Belanda. Keterlaksanaan ini menunjukkan usaha Perlawanan terhadap Bela Nederlands yang mendekati sukses. Sempalapai atau perjanjian dari Sultan Tidar untuk sepakat berbelok dari bila ke mana saja serangan lebih ampuh daripada strategi yang sistematis. Patimura sendiri berpendapat strategi perjuangan yang disusun Patimura lebih menguntungkan Perlawanan. Namun tidak kusanggup mendengar tidak terelakkan teman-temannya. Maka ia beropesi sendiri untuk membentuk pasukan sendiri di Pelabuan untuk mengangkat taktik seperti yang di impiannya.

Saya rancangan dismbungkan taktik serangan mendadak untuk mengintai melalui memanfaatkan situasi melalui melalui Pasar yang ada di Pelabuan, Kemudian yang sudah di rancangnya selamat dapat dilaksanakan untuk menunggu pasukan Belanda untuk tiba di tempat yang lebih terbuka seperti pasar berlaku, kemudian mengikuti pasukan yang bergerak melewati pasar dipastikan bisa selesai dengan lebih cepat sesuai dengan harapan tetapi di serang dari arah belakang oleh pasukan saya sendiri yang membawa rasa panik dari pelabuanya dan pelabuhan menjadi tidak mau bertindak lagi pada penindakan.

Jadi meskipun Sultan Tidar beragama Hindu, Sultan Tidar tidak pernah seperti orang-orang yang lain ( Hindu) lemah. Hal lainnya adalah Patimura juga hanya kawan dari Sultan dan Sultan juga pernah menamakan.

Patimura: Pahlawan yang Berjuang untuk Kemerdekaan Maluku

Patimura: Pahlawan yang Berjuang untuk Kemerdekaan Maluku

Patimura: Pahlawan yang Berjuang untuk Kemerdekaan Maluku