Alexander Agung: Penakluk Dunia Di Zaman Kuno

Alexander Agung: Penakluk Dunia Di Zaman Kuno

Posted on · 3 min read

Dalam sejarah manusia, ada banyak tokoh yang telah meninggalkan jejak daripada warisan yang luar biasa. Salah satunya adalah Alexander Agung, raja Makedonia yang telah menjadi legenda di seluruh dunia. Dikenal sebagai penakluk dunia di zaman kuno, Alexander Agung telah menjelajahi hampir seluruh wilayah Mediterranean dan memperluas kekuasaannya hingga ke Asia Kecil dan Afrika Utara.

Lahir dan Masa Muda

Alexander Agung lahir pada tanggal 20 Juli 356 SM di Pella, Makedonia, anak kelima Raja Philippus II dan Ratu Olympias dari Epirus. Ayahnya adalah seorang raja yang kuat dan ambisius, yang telah berhasil memperluas kekuasaannya di Makedonia melalui perang dan diplomasi. Alexander memiliki saudara-saudara yang sangat banyak, tetapi hanya sedikit yang berhasil menjadi orang penting dalam sejarah.

Pembentukan Kekaisaran Alexander

Pada tahun 336 SM, Raja Philippus II diculik dan membunuh oleh Clitus, sahabatnya sendiri. Alexander yang masih berusia 20 tahunan, kemudian menjadi raja Makedonia dan meninggu memulai perjalanannya untuk memperluas kekuasaannya. Ia memulai dengan merebut perbatasan Makedonia dan kemudian menyerang Trakia dan Thraki.

Perang Asia

Pada tahun 334 SM, Alexander memulai kampanyenya ke Asia kecil, di mana ia menyamtai Babilonia, Persia, dan Media. Ia menggunakan strategi perang yang unik, di mana ia selalu membuat persiapan yang matang dan menggunakan pasukan kavaleri untuk bergerak dengan cepat. Ia juga mengalahkan ejen Persekutuan Daulah Empayar Persia, pembentuk kerajaan menghadap ke medan perang dalam Pusaran Api.

Pembentukan Kekaisaran Babilonia

Setelah mengalahkan Raja Babilonia, Darius III, Alexander merebut Babilonia pada tahun 331 SM. Ia kemudian memulai perjalanannya ke Persekutuan Daulah (The Persian Empire), yang di dalam hal ini adalah nama yang digunakan untuk perempaman di daerah persia sekarang. Ia merebut Medina, Persia, dan Parthenaeon di Pergamon.

Penetapan Propinsi Babilonia

Alexander Agung: Penakluk Dunia di Zaman Kuno

Dengan kekerasan yang besar, Pemimpn Daulah Babilonia dan tercabut di masa Alexandrian yang luar biasa, mempunyai tangguh dalam konten yang dicapai antara Alexander dan Daulah Persekutuan Persia, yang di dalam pada halnya merupakan salah satu raja yang paling ditakuti pada umumnya. Dengan akhirnya mencipta strateginya yang menghasilkan kemenangan membela berkecamuk pengiring daripada panglimanya yang ingin mengakui ke emansipasi yang terjadi di dunia tersebut,

Kematian Muda

Alexander Agung meninggal pada tanggal 10 Juni 323 SM, dalam sebuah pesta. Ini adalah karena ia menderita penyakit berat, yang kemudian disebut sebagai penyakit Alkohol. Ia kemudian meninggal karena komplikasi penyakit tersebut. Pada saat itu, kekaisaran Alexander telah mencapai puncak kekuasaannya, dan ia dianggap sebagai salah satu raja yang paling berkuasa di sejarah manusia.

Warisan Alexander Agung

Alexander Agung meninggalkan banyak warisan yang luar biasa. Ia memperluas kekuasaannya hingga ke Asia Kecil dan Afrika Utara, dan mendirikan kota-kota baru di seluruh wilayah yang ia taklukkan. Ia juga mengenalkan bahasa Yunani dan budaya Yunani ke seluruh dunia, yang kemudian menjadi dasar bagi peradaban Barat modern.

Referensi:

  1. Strabo, Geographica, 15: 3.1), 15.3.8-9
  2. Plutakros, Vitae 13.6)
  3. *Herodotus, Historia, 2
  4. Alexander Agung: Penakluk Dunia di Zaman Kuno

  5. Nikitai dari Geramush, Historia)

Alexander Agung: Penakluk Dunia di Zaman Kuno