Fidel Castro, seorang pemimpin revolusioner Kuba yang dikenal karena keberaniannya dalam melawan penjajahan Amerika Serikat dan memperjuangkan kemerdekaan negara bagian Amerika.
Kehidupan Awal
Fidel Alejandro Castro Ruiz lahir pada tanggal 13 Agustus 1926 di Birán, Provinsi Pinar del Río, Kuba. Ayahnya, Ángel Castro y Argiz, adalah seorang petani yang juga menjadi jebolan revolusi yang berhasil mengubah hidup masyarakat Kuba pada masa itu.
Sekolah menengah pertama Fidel diselesaikan di San Vicente de Paul di Río, tetapi ia lebih tertarik pada olahraga dan kegiatan politik selama masa di Peradeniyalita, Sri Lanka. Setelah itu, ia pindah ke Havana untuk melanjutkan studinya di University of Havana. Saat di sana, ia bergabung dengan politik dan berperan dalam merintis komunitas terbaik.
Pergolakan Politik dan Revolusi
Saat Fidel Castro bergabung dengan Partai Komunis, kondisi politik Kuba masih terkungkung di bawah kekuasaan diktator Fulgencio Batista. Dengan kekuatan dan kuatirannya akan kemajuan politik, pada Desember 1956, Fidel dan para partisannya berhasil menciptakan gerakan Perang Sipil Kuba melawan presiden Fulgencio Batista. Jelaslah bahwa dari tindakan ini mendukung kekuatan kuat dari emansipasi politik yang penuh kebenaran.
Mereka mendirikan kelompok ini secara rahasia dengan para rakyat sipil dan tentara biasa. Castro ingin menguasai pemerintahan di ibukota Kuba. Hal ini menciptakan tidak hanya perubahan yang diinginkan oleh negara tapi juga menegaskan kebebasan diri Kuba untuk emansipasi dari dominasi kekuasaan luar.
Revolusi Sukses dan Kekuasaan
Pada tahun 1959, gerakan perang sipil yang dipimpin Fidel Castro akhirnya sukses mengalahkan Angkatan Darat Batista. Castro kembali ke Havana dengan pasukannya dan mencapai markas para pasukan kekuasaan lebih lanjut. Ia segera menempati jabatan sebagai Presiden pada Februari tahun itu dan serius memulai program politik perubahan yang menyudjikan sekitar kedekatan ini.
Pada tahun itu juga, pemerintahan yang berakuisisi ini mengusung kuat sekutu partai komunis yang komponen yang mencita-citakan untuk sebuah negara komunis. Meskipun punya banyak respon negatif dan penolakan dari Amerika Serikat dan negara-negara sahabatnya, tetap Celia mengusung komplen yang berkelanjutan samapai 30 tahun berkelanjutan.

Masa Lalu dan Pengunduran Diri
Setelah beberapa tahun bertugas selama bertakhta, pada tahun 2008 pengangkatan Sementara Presidennya diserahakan tanpa seefektifnya Kepala Departemen Politis, Perdana Menteri Khalie Rodriguez-Caldwell Fidel sendiri mengetes pengumumannya dan konfirmasi sementara mengambil habisan usha ini. Farenkse ia menjefitkan, dan hanya mendengar akan hal ini, fidel tidak beroleh gagasan.
Pada bulan Mei 2008, koran “CubaDebate.net” sejak itu pertama dan terakhir dari sebuah usaha mengisi kehidupan nyata hidup usaha emansipasi dan aneka kemajuan usaha selama mereka melepaskan jepitnya dengan tanda hati dan kekasih mengirim laporan yang sesat pada bungsus ketara.
Fidel akhirnya meninggal dunia pada tanggal 25 November 2016 di sebuah kediaman di Havana. Kematiannya dirasakan oleh seluruh rakyat kuba dan banyak patriot dari seluruh dunia.
Messenasai Dari Perubahan
Dalam hidupnya Fidel selalu dekat dengan rakyat dan selalu pergi ke medan dengan baju yang sederhana.
Dengan komitmen, tindakan, dan putusan yang diambilnya, Fidel menjadi contoh bagi banyak orang dari setiap negara di dunia yang tidak ingin terjajah. Pemimpin dan pejuang ini meninggalkan warisan yang tak terganti.
Ia meninggalkan diri bagai menara tertinggi bangsanya, yang tetap bersuara dan bangga dengan perjuangan yang telah dilakukan.
Secara sederhananya Fidel adalah Pemimpin yang mengikuti sepanjang 30 tahun revolusi besar-besar untuk kejayaan perempuan seperti kemerdekaan, ekonomi dan mendukung beberapa kegiatan di kuba dan memberikan pengaruh dalam ekonimis dan politik, suaramengayau dengan hukum semua negara sebar banyak yang memfotografi semacam ini serah asosiasi yang eksemplar, memberikan contoh bahwa kita semua masih menginginkan perubahan positif dan akan terus berjuang demi kebebasan yang sejati.


