Revolusi Kuba: Peran Fidel Castro Dan Che Guevara

Revolusi Kuba: Peran Fidel Castro Dan Che Guevara

Posted on · 3 min read

Pada tahun 1959, Kuba mengalami perubahan signifikan dengan terjadinya Revolusi Kuba. Revolusi ini dipimpin oleh Fidel Castro dan Che Guevara, dua tokoh yang berpengaruh besar dalam sejarah Kuba. Dalam artikel ini, kami akan membahas peran Fidel Castro dan Che Guevara dalam Revolusi Kuba dan bagaimana mereka membentuk negara Kuba menjadi apa yang dia kenal sekarang.

Latar Belakang Revolusi Kuba

Pada awal abad ke-20, Kuba masih merupakan negara kolonial Spanyol. Namun, setelah Spanyol kehilangan koloninya dalam Perang Spanyol-Amerika (1898), Kuba menjadi negara merdeka. Pada tahun 1959, Kuba masih merupakan sebuah negara yang tidak stabil, dengan beberapa kelompok sosialis dan nasionalis yang berpartisipasi dalam langkah revolusi.

Fidel Castro: Sang Pemimpin Revolusi

Fidel Castro, yang lahir pada tanggal 8 Agustus 1926, adalah seorang hukuman pribadinya yang menghabiskan waktu di penjara selama 11 tahun di kamp itu. Kemudian mendirikan Partai Sosialis Revolusioner (PSR) pada tahun 1953, dan saat itu, Castro dan juga teman-temannya mendalami dan mengelaborasi paham sosialisme menurut kebutuhan Kuba. Pada tahun 1955, Castro berlayar ke Meksiko untuk membentuk pasukan yang disebut Brigada 26 Juli. Pasukan ini akan menjadi penting dalam Revolusi Kuba.

Che Guevara: Sang Komandan Revolusioner

Che Guevara, yang lahir pada tanggal 14 Juni 1928, adalah seorang dokter dan REVOLusioner yang bergabung dengan pasukan Fidel Castro pada tahun 1955. Guevara adalah seorang teoretikus marxis yang berpengaruh besar dalam Revolusi Kuba. Pada tahun 1957, Guevara ikut dalam suatu pertempuran melawan rezim Batista. Guevara dan pasukannya dibawah Castro mencengkeram daerah seperti Batiste-kuasai teritorial tersebut yang dinamakan Oriente dan Sierra Maestra. Guevara dipercaya untuk mengelola bank Kuba dan menjadi Menteri Kesehatan dan Menteri Perencanaan.

Revolusi Kuba: Peran Fidel dan Guevara

Pada tahun 1959, Revolusi Kuba akhirnya sukses, dan Castro dan Guevara menjadi tokoh-tokoh paling berpengaruh di negara tersebut. Castro dibentuk menjadi presiden, sementara Guevara menjadi komandan pasukan Revolusi. Revolusi ini merupakan perubahan signifikan bagi Kuba, karena untuk pertama kalinya, pasukan revolusioner yang dipimpin oleh Castro dan Guevara berhasil menggulingkan dan menghilangkan presiden yang sudah lamanya menjabat, bahkan presiden ini sendiri telah menjadi miliki kedua ekstrem itu.

Inisiasi Struktural-Sosial

Revolusi Kuba: Peran Fidel Castro dan Che Guevara

Pada revolusi ini, Castro dan Guevara mengembangkan inisiasi inovatif kebijakan sosial-struktural dengan membagi bumi untuk pedesaan. Castro dan Guevara mengembangkan empat desa sekolah yang menjadi bagian dari proyek Bencik untuk membagi wilayah yang selama ini hanya dimiliki oleh individu atau penjara. Jadi dalam seluruh penjara yang sudah dikorbankan keuntungan akan untuk kemerdekaan. Pada saat inilah Castro dapat berfokus pada peristiwa penting Revolusi. Desa Sekolah pertamanya yang tertua dapat dilihat pada tahun 1961 yang merupakan lahirnya kompleks pertanian pada Desa-Belinci pada Oristo. Keduanya mehasilkan partai-pertanian yang menjadi satu-satunya yang ideal di seluruh dunia. Pertanian ini terintegrasikan pada masa waktu dan segala hal membolehkan kedalam generasi-generasi akan segera membebasikan empatan semua keuntungan ini dari hak milik akan menipis untuk meninggalkan sosial.

Revolusi Kuba: Peran Fidel Castro dan Che Guevara

Revolusi Kuba: Peran Fidel Castro dan Che Guevara